Sejarah Candi Arjuna: Peninggalan Hindu Abad ke-8
Kompleks Candi Arjuna merupakan kelompok candi Hindu peninggalan abad ke-8 hingga ke-9 Masehi, menjadikannya salah satu kompleks candi tertua di Jawa Tengah. Terletak di dataran tinggi Dieng, candi-candi ini dibangun oleh Wangsa Sanjaya dari Kerajaan Mataram Kuno.
Kompleks ini terdiri dari lima candi utama: Candi Arjuna, Candi Semar, Candi Srikandi, Candi Puntadewa, dan Candi Sembadra. Penamaan tokoh wayang ini diberikan oleh masyarakat setempat karena kesamaan arsitektur dengan tokoh-tokoh pewayangan.
Candi Arjuna sendiri adalah yang terbesar dan paling terawat. Arsitekturnya khas Jawa Tengahan dengan atap berbentuk stupa dan relief-relief yang menceritakan kisah epik Hindu.
Tips berkunjung: Datanglah pagi hari saat udara masih segar dan pengunjung masih sedikit. Tiket masuk Rp15.000 sudah termasuk akses ke museum terdekat.
Kompleks ini terdiri dari lima candi utama: Candi Arjuna, Candi Semar, Candi Srikandi, Candi Puntadewa, dan Candi Sembadra. Penamaan tokoh wayang ini diberikan oleh masyarakat setempat karena kesamaan arsitektur dengan tokoh-tokoh pewayangan.
Candi Arjuna sendiri adalah yang terbesar dan paling terawat. Arsitekturnya khas Jawa Tengahan dengan atap berbentuk stupa dan relief-relief yang menceritakan kisah epik Hindu.
Tips berkunjung: Datanglah pagi hari saat udara masih segar dan pengunjung masih sedikit. Tiket masuk Rp15.000 sudah termasuk akses ke museum terdekat.